Artikel / Feature / March 6, 2012

12 Laga Yang Harus Dimenangkan.

 

Jatah ke Europa (League) sudah berada di tangan berkat raihan gelar juara Carling, namun kita masih ingat betapa bermain di hari Kamis malam membuat banyak jadwal bergeser ke Senin malam, belum lagi harus streaming untuk menonton laga di Europa League. Dan yang paling penting adalah pertandaingan tandang yang tak jarang harus menempuh perjalanan ke kota yang tak punya bandara. Jawabannya tentu saja kita harus meraih tempat yang lebih bagus lagi yakni menjadi peserta UEFA Champion League. Lagipula, Liverpool FC memang seyogyanya berada di ajang tersebut.

Berada di posisi ke-7 pada 12 laga menjelang musim berakhir dengan 27 poin dari pemuncak klasemen atau 10 poin dari peringkat empat, bukanlah keadaan yang menangkan untuk sebuah tim yang berambisi kembali ke eropa di ajang UCL season depan. Satu hal positifnya adalah kita telah menghadapi Top4 klasemen, walaupun tidak dengan hasil terlalu menggembirakan (total 1 menang, 4 kalah dan 3 seri), termasuk kekalahan dari Arsenal kemarin yang makin memperlebar jarak dengan Champion League. 12 laga berikut sebenarnya tergolong relatif ringan, dengan hanya menyisakan laga Newcastle (A) dan Chelsea (H).

Mari kita tilik satu persatu.

SUNDERLAND (A) – Hadirnya Martin O’Neil  tampil lebih kokoh dalam bertahan dan baik dalam meyerang. Dari 6 kali bermain di kandang, Sunderland berhasil menang 4 kali (3 cleansheet) termasuk mengalahkan pimpinan klasemen, Man City.  Total dari 17 laga yang dipimpin MON, 10 di antaranya menang, 3 seri dan 4 kali kalah. Namun berbahagialah kita bahwa Sunderland akan kehilangan motor serangan di diri Sessegnon, gelandang brutal Cattermole dan Defender Wes Brown. Empat pertemuan terakhir di Stadium of Light, berakhir kemenangan dengan cleansheet bagi Liverpool, kecuali 1 kali saat ada insiden Beach Ball. Prediksi: MENANG.

EVE**ON (H) – Pertandingan derby lebih ditentukan oleh factor-faktor non teknis. Liverpool dan Ev***on sama-sama merupakan top 4 defense di BPL dengan kebobolan di bawah 28 gol. Prediksi saya para pemain Liverpool akan mencari gol pertama di Anfield musim ini (yang bukan own goal) dan akan mengakhiri pertandingan dengan skor tipis 1-0. MENANG.

QPR (A)– Termasuk kategori tim yang berpotensi mengganjal ambisi Liverpool. Susah payah menang tipis d Anfield seharusnya tidak boleh terjadi lagi di Loftus Road. QPR terakhir kali cleansheet adalah pada 23 Oktober 2011 (GW9), seharusnya Red Men juga tak boleh menyia-nyiakan tidak solidya defense QPR. Prediksi: MENANG.

WIGAN (H) – sama seperti QPR, Wigan hanya berhasil 4 kali membuat cleansheet, dan termasuk tim yang paling banyak kebobolan dan menderita tembakan ke gawang. Seharusnya mudah untuk meraup 3 poin dari Wigan, asalakn Al-Habsi –yang telah membuat 4 penalty-saved, termasuk melawan Liverpool- tidak tampil mendadak kesetanan. Prediksi: MENANG.

NEWCASTLE (A) – Menang  5  berturut turut? Sepertinya agak susah terjadi, namun ini merupakan salah satu must-win –game untuk menyingkirkan penghalang jalan untuk merangkak ke peringkat 4. Duet Double Demba termasuk duet maut saat ini yang masih tampil angina-anginan. Prediksi: MENANG.

ASTON VILLA (H) – Absennya Bent dan kembalinya Robbie Keane cukup memberi masalah pada Villa di GW 25-27. Ditambah dengan absennya Dunne, rasanya 3 poin di Anfield adalah sebuah kewajiban.

BLACKBURN (A) – Blackburn belum pernah cleansheet dan merupakan tim yang paling banyak kebobolan. Tapi ternyata statistic itu bukan patokan untuk mudah mengalahkan Rovers, yang tampil angina-anginan. Di Anfield mereka menahan imbang, dan mengalahkan MU di Old Trafford. Jika punggawa Liverpool dapat bermain focus dan waspada, niscaya 3 pon bias di bawa pulang.

FULHAM (H) – 4 laga di Anfield, hanya tercipta 3 gol (semuanya untuk Liverpool), dengan 2 hasil imbang. Tapi misi balas dendam setelah kalah menyakitkan 0-1 di Craven Cottage tentunya menambah motivasi RedMen untuk merengkuh 3 poin. Men To Watch: Dempsey dan Pogrebnyak. Prediksi: MENANG!

WBA (H) – Menang susah payah 0-1 di Anfield musim lalu harusnya membuat punggawa The Reds tetap waspada. Apalagi WBA juga telah mengirim pesan peringatan lewat penampilan mereka di GW25-27 yang menceploskan 10 gol  dan menyapu 9 poin. Ini termasuk pesta goal di kandang Wolves dan mengalahkan Chelsea, berujung pada pemecatan McCarthy dan AVB. Prediksi: Menang 2 gol.

NORWICH (A) –lupakan hasil mengecewakan dan cemerlangnya kiper Norwich saat main di Anfield.  Sampai GW 27, Norwich merupakan tim terbanyak yang menciptakan gol dari kepala (14 goal) dengan jumlah dan akurasi crossing paling bagus. Semoga Agger sudah bisa bersama Skrtel saat ini, dan perkuatbola udara saat defense, serta mainkan bola pendek datar saat menyerang. Prediksi: MENANG

CHELSEA (H) –  Bisa jadi ini akan jadi pertandingan penentuan untuk memperebutkan tempat ke empat. (atau tempat kelima?) Merupakan fixture terberat dari 12 laga tersisa, tapi selalu menang di 4 pertandingan terakhir (semua ajang), 3 di antaranya di Stamford Bridge, nampaknya bisa diteruskan jadi 5 kali. Prediksi: MENANG

SWANSEA (A) – Sukses membuat frustasi dan mendominasi permainan di Anfield, Swansea harus diberi pelajaran berupa kekalahan. walau Swansea termasuk jago kandang, asalkan King Kenny bisa punya anti taktik pada tiki taka nya Swansea, memboyong 3 poin bisa saja terjadi. lagipula, tidak ada pilihan lain selain MENANG.

Lho, kenapa prediksinya MENANG semua? Ya nggak apa apa khan, namanya juga pendukung, jadi prediksi nya bias dan subyektif yah wajar wajar saja toch.. 🙂 Lagipula kita memang butuh seluruh 36 poin, atau skenarionya akan berbeda seperti table di bawah ini.

Liverpool Newcastle Chelsea Arsenal
Poin GW 27 Arsenal 39 Sunderland 44 wba 46 liverpool 49
GW28 sunderland 3 arsenal 0 STOKE 3 NEWCASTLE 3
EVE**ON 3 0
GW29 qpr 3 NORWICH 3 mancity 0 eve**on 1
GW30 WIGAN 3 wba 1 SPURS 1 ASTON VILLA 3
GW31 newcastle 1 LIVERPOOL 1 aston villa 3 qpr 3
GW32  VILLA 3 swansea 1 WIGAN 3 MANCITY 0
GW33 blackburn 3 BOLTON 3 fulham 1 wolves 3
GW34 FULHAM 1 chelsea 0 NEWCASTLE 3 WIGAN 3
GW35 WBA 3 STOKE 3 arsenal 0 CHELSEA 3
GW36 norwich 1 wigan 3 QPR 3 stoke 1
GW37 CHE 3 MANCITY 0 liverpool 0 NORWICH 3
GW38 swansea 1 eve**on 3 BLACKBURN 3 wba 3
POIN AKHIR 67 62 66 75
PERINGKAT 5 7 6 4

Newcastle, Chelsea dan Arsenal masih harus saling berhadapan, belum lagi ditambah mereka harus menghadapi tim Top4 lainnya seperti Manchester City dan Spurs. Arsenal biasanya sering kehabisan bensin di akhir musim karena mental para pemain muda ataupun dirundung cedera. Chelsea penampilannya tidak stabil, dan baru saja kehilangan AVB. Entah Di Matteo sebaghai caretaker akan memberi dampak positif atau tidak. Kita harapkan saja tidak. Newcastle, sebenarnya memberi kejutan bagi banyak pihak bahwa di GW 27 masih masuk dalam persaingan memperebutkan 4th spot, namun kerapuhan lini belakang yang tampil tak stabil serta fixtures yang cukup berat, rasanya akan mengakhiri musim ini di bawah Liverpool

Liverpool? Di atas kertas kita dapat memenangkan sisa pertandingan, dan meraih paling tidak 30 poin dari 12 laga. Setidaknya kebangkitan seperti itu yang kita lihat di paruh kedua season 10/11 saat King Kenny mengambil alih Liverpool. Jika menang semua pertandingan pun, kita baru bisa menyamai prediksi poin akhir Arsenal, namun bukan tak mungkin harus menerima kenyataan harus berada di bawah Arsenal lantaran kurang produktif mencetak goal.

Namun, sepakbola bukan hanya sekedar hitungan matematika, apalagi fisika… selama bola masih bulat, apapun masih dapat terjadi. yang terpenting adalah King Kenny’s Army fokus pada setiap pertandingannya. Terpeleset dan kehilangan angka bukanlah suatu pilihan.

YNWA!



Bookmark and Share




Previous Post
Era Baru Kenny Dalglish
Next Post
Kenapa Saya Mendukung Liverpool FC?







0 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *



More Story
Era Baru Kenny Dalglish
 Artikel dari Riyan Darmawan untuk ikut serta Kuis Menulis Artikel dari @LFC_ID dan @Hooligans12th   Tepat 1 tahun...