Artikel / November 3, 2011

Andy Carroll, Untuk Dicintai atau Dibenci?

Santer terdengar bahwa Liverpool bermain lebih baik tanpa Carroll di lapangan. Katanya pass-and-move khas King Kenny tidak berjalan dengan mulus dan permainan cenderung mengarah ke long pass yang membosankan dengan Carroll di atas lapangan.

Opini yang mungkin di-iya-kan oleh banyak suporter LFC. Tapi bagaimana jika kita berbicara tentang fakta?

Berikut penulis mencoba menguraikan statistik membandingkan permainan LFC dengan dan tanpa seorang Big Andy di dalam starting eleven LFC (tiga pertandingan terakhir masing-masing dengan dan tanpa Carroll tampil sejak awal):
1. Hasil Akhir:
Tiga pertandingan terakhir LFC di Liga Primer dengan Carroll sebagai salah satu dari starting eleven berakhir dengan kemenangan. Sedangkan dalam tiga pertandingan tanpa Carroll, dua berakhir imbang dan satu kali kalah.
2. Peluang Gol:
LFC menciptakan 40 peluang mencetak gol dalam tiga pertandingan dengan Carroll (rataan 13,3 per pertandingan) dibandingkan 48 peluang tanpa Carroll (rataan 16 per pertandingan).
3. Operan:
Dengan Carroll, LFC melakukan rataan 453 operan tiap pertandingan dengan tingkat akurasi 79,3%. Sedangkan tanpa Carroll, 487 operan dengan akurasi 79%.
4. Sang Duet:
Luis Suarez mencetak dua gol dalam tiga pertandingan terakhir di mana dia diduetkan dengan Carroll di depan, dibandingkan nol gol tanpa Carroll di sisinya.
5. Jumlah Gol:
Dalam tiga pertandingan terakhir dengan Carroll, LFC mencetak enam gol (masing-masing dua gol tiap pertandingan), dibandingkan dua gol dalam tiga pertandingan terakhir tanpa Carroll.
6. Jumlah Usaha Tembakan:
Pemain-pemain LFC mencatatkan 50 usaha tembakan (16 tepat sasaran) dengan Carroll dan 68 (21 tepat sasaran) tanpa Carroll, yang berarti 32% berbanding 30.8%. Carroll sendiri mencatat rataan 4.3 tembakan (total 13 tembakan) dalam pertandingan itu, di mana 7 di antaranya mengarah ke gawang (akurasi 53.8%).

Sekarang semuanya terserah Anda sebagai suporter Liverpool FC, untuk mencintai atau membenci raksasa bernama Andy Carroll.

Meiji Ideawan
twitter: @meijiide
*suporter LFC yang berdomisili di Cibinong
*statistik diambil dari Aplikasi FourFourTwo Stats Zone (powered by Opta)


Tags:  carroll

Bookmark and Share




Previous Post
[Match Report] Liverpool vs MU Dalam Statistik.
Next Post
[Terjemahan] Bagaimana Pass and Move Dilakukan Squad Liverpool Musim Ini







3 Comments

Nov 03, 2011

Sedikit ikut komen ya…
saya melihat Carroll dalam beberapa pertandingan terakhir mulai terlihat adaptasi ke Pass and Move style.. he show some great efforts out there.. dia gak nunggu bola, bahkan kalau dilihat antara Carroll dan Suarez -yang posisinya rasanya Carroll lebih di depan Suarez- Carroll lebih sering ikut turun ke bawah ketika bertahan, dan Suarez lebih sering berperan jadi post-striker..
sisi positif lain ketika Carroll bermain adalah distraction, Carroll berperan banyak untuk mengalihkan pertahanan lawan sehingga Suarez mendapatkan banyak celah di depan…

Satu yang memang masih jadi koreksi, Andy is very lack of decision. Dia kadang terlalu lama memutuskan kemana bola mau ia mainkan. Terutama di depan gawang… Memang terkadang kelemahannya ini mengurangi kelancaran Pass and Move style yang dimainkan Liverpool, tapi adaptasinya mulai terlihat..

So, ngejawab judul, Untuk Dicintai atau Dibenci? Buat saya, Andy Carroll untuk diberi kesempatan! 🙂 #YNWA


Dec 05, 2011

Setuju…Gali…
Kerja keras Andy patut d hargai.
Hanya kita kurang mobile…buknnya mw mniru Barca yg super mobile,cm akselerasi Andy dan Carra mmbwt pass n move dlm ritme 1 tim kurg nol koma sekian sekian klo istilah d Formula 1 nya…hehehhe…
Fatal klo mreka di ujung2 lapangn,tidak sefatal Adam krna Dia d tengah…
Y N W A


May 04, 2012

Carrol adalah pemain hebat, cuma permainannya tersandung harga transfer yang Fantastis, sehingga seringkali ia kurang percaya diri dan tidak bermain lepas. Lihat di klub lamanya The Maggpies, 37 Gol dalam 80 Laga…Dia patut untuk diberi jam terbang di Liverpool dan biarkan bola menentukan arahnya…

Go The Reds..YNWA



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *



More Story
[Match Report] Liverpool vs MU Dalam Statistik.
Dipimpin Steven Gerrard, Liverpool menghadapi MU dalam misi menjadi tim pertama yang mengalahkan mereka sekaligus memotong...