Artikel / Feature / December 24, 2013

Kefanaan Puncak Klasemen untuk Si Merah

The-Kop

Pagi ini, saya terbangun dengan rasa senang campur panik. Berniat untuk menonton laga Arsenal vs Chelsea dini hari tadi, alhasil malah ketiduran dan setelah mengetahui hasilnya adalah 0-0, Timeline saya sudah dapat diprediksi isinya.

Ya, hasil tersebut memastikan Liverpool berada di puncak klasemen sementara Premier League setidaknya pada Natal. Fakta terkuak bahwa pemimpin klasemen saat Natal pada empat musim terakhir selalu menjadi kampiun Premier League.

Namun, langsung dimungkiri dengan kenyataan lainnya bahwa The Reds menjadi satu-satunya tim yang gagal juara dimana tiga masa terakhirnya berada di peringkat pertama pada saat Natal (1990-91, 1996-97, 2008-09). Anda yang mengikuti Liverpool sudah cukup lama tentu masih mengingat musim 2008-09 saat itu.

Euforia yang gagal. Kejemawaan yang teramat besar. Sehingga kita pun lupa bahwa ada FA yang saat itu dianggap Senor Rafa Benitez sebagai alasan utama kegagalan “menit-menit terakhir” Liverpool.

Puncak klasemen saat ini pun terasa sangat fana. Premier League menjadi liga terketat musim ini karena selisih Liverpool dengan Manchester United di peringkat delapan (ehm,,,) hanya delapan poin. Pun The Reds akan menjalani laga sangat krusial pada Boxing Day nanti melawan Raja Kandang musim ini Manchester City dan Chelsea di kandang mereka masing-masing.

Man. City mencatat rekor super di Etihad dengan 100 persen kemenangan musim ini dan berhasil mencetak 35 gol. Chelsea? Kita tahu mereka tak terkalahkan di Stamford Bridge bersama Jose Mourinho sejauh ini di ajang Premier League. Liverpool bisa saja terlempar bahkan dari empat besar jika takluk pada dua laga tersebut.

Terlalu pelik sebenarnya untuk selalu melihat dari sisi berbeda ketimbang teman-teman lain yang rasanya terus bisa menikmati kegembiraan saat ini. Boxing Day masih tiga hari lagi, dimana kita memang masih bisa bersenang-senang pada 72 jam ke depan.

Kondisi yang sangat menyenangkan melihat sahabat-sahabat sesama fans terlihat sangat gembira dan menikmati dinginnya puncak klasemen saat ini. Tetapi jika disuruh memilih, saya akan tetap di sisi yang biasa saya tempati. Sisi gelap, sisi negatif, sisi panas itu.

Pelbagai macam personal dengan pendapatnya masing-masing menyeruak cukup menarik pagi ini. Senang rasanya melihat mereka yang sangat pe-de, atau yang meminta untuk tetap membumi dan fokus akan target pertama (4 besar). Tak lupa mereka yang mengingatkan bahwa Liverpool tak memiliki skuat yang cukup dalam untuk terus tampil konsisten.

Biarlah posisi buruk yang saya pilih yang akan membawa Liverpool di tempat terbaik nantinya. Lagipula saya mengenal fans Liverpool adalah fans terhebat, tersabar, dan tersetia di dunia. Persetan dengan kefanaan dan kejemawaan, We do what we want, huh? Pada akhirnya, kita semua punya cara pandang berbeda untuk mendukung tim yang sama.



Bookmark and Share




Previous Post
Kontrak Baru Suarez Dari Dua Sudut Pandang
Next Post
Be Our Own Santa Claus, Rodgers!







5 Comments

Dec 24, 2013

Kita sbg the kop selalu bangga utk selalu beriringan dgn para pemain, official, dan seluruh element the reds dlm duka maupun senang…YNWA


Dec 24, 2013

setuju kak, kenapa kita harus memusingkan hari yang esok dengan segala kefanaanya. nikmatin saja hari ini dengan segala karuniaNya. jika nanti kita merasakan musim 08-09 kita harus banyak mengucapkan terima kasih kepada rafa, karena kita pernah sudah merasakannya, jadi lukanya gak dalam banget kalau seandainya kita meraih juara di akhir musim hehehe


Dec 24, 2013

maksud saya “kalau enggak juara kak”. hehehe maaf typo :((


Dec 24, 2013

Ulasan yang apik, saat ini gw juga masih menempatkan reds sbg penghuni 4 besar… Kecuali klo maret masih 1 gw dah pede deh jadi kampiun


Dec 24, 2013

keep support then Just wait and see apa yg akan terjadi. . .



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *



More Story
Kontrak Baru Suarez Dari Dua Sudut Pandang
Bagi yang sering membaca artikel atau twit saya, yang di dalamnya ada membahas kebijakan FSG selaku owner klub, mungkin akan...