Artikel / Berita & Rumor / Feature / June 30, 2011

LFC Transfer Policy – Memahami rencana FSG untuk LFC

 

Bagi fans sebuah klub sepakbola, masa transfer window memang menjadi masa penuh tanda tanya dan ketidak pastian. Menerka-nerka apa yang akan di lakukan klub kesayangan untuk memperkuat skuad menghadapi musim yang baru selain mendatangkan excitement tersendiri, juga menimbulkan rasa was-was melihat apa yang di lakukan rival kita untuk memperkuat skuad mereka. Tahun ini, hal ini semakin berlipat ganda dengan adanya social media seperti twitter yang menjadi wadah informasi yang mengalir terus-menerus dan juga ajang debat, kritik, ajang pamer bagi orang-orang yang mengaku punya ‘info eksklusif’, dan juga ajang sumpah serapah terhadap kinerja klub di bursa transfer, terutama melihat nama-nama yang tadinya di gosipkan menjadi target malah akhirnya bergabung dengan klub rival.

Beruntunglah sebagai fans LFC, sang owner klub sendiri, John W Henry, sampai akhirnya memutuskan membuka mulut di twitter untuk menyampaikan pencerahan tentang apa yang mereka rencanakan untuk masa depan klub. Memang beliau hanya menyampaikan pesan-pesan secara garis besar dan tidak mendetail, namun dari hasil interaksinya di Twitter itu, LFC ID berusaha membuat kesimpulan sebagai berikut.

Quote No. 1 “Speculation on players shouldn’t include those of a certain age. We are not going to be successful by merely filling short-term needs at LFC” John_W_Henry

Ini cukup jelas. Poin ini juga pernah di sebutkan di wawancara John Henry sebelumnya. Klub ini sudah sering mengambil keputusan yang salah karena tidak berpikir untuk jangka panjang. Kutipan di atas, yang apabila diterjemahkan kira-kira adalah “Spekulasi pemain yang kita incar seharusnya tidak menyangkut pemain dengan usia tertentu. Kita tidak akan sukses dengan hanya mengisi kebutuhan jangka pendek”. Ini bisa diartikan LFC tidak akan lagi mendatangkan pemain yang sudah memasuki/melewati masa puncak karier mereka (Joe Cole, Jovanovic, Poulsen, etc). Selain pemain-pemain seperti ini datang dengan gaji yang biasanya cukup tinggi (Cole dikabarkan sekitar £90k/minggu, Jova £60k/minggu), nilai jual mereka pun sudah menurun dan akan semakin menurun setiap tahun hingga seperti saat ini, klub akan kesulitan ‘melepas’ mereka.

Salah satu fans menjawab quote tersebut di atas dengan kekhawatiran bahwa dengan merencanakan untuk jangka panjang dan mendatangkan pemain-pemain yang berusia muda maka kita tidak akan merasakan sukses dalam waktu dekat. John Henry kemudian mereply kembali dengan dua quote berikut:

Quote No. 2 “I don’t think so, Luke.  We were very competitive in the second half of last year.” John W Henry

Sekali lagi, tidak bisa disangkal. Sejak Kenny datang, dengan pemain-pemain yang ada (Ditambah Suarez dan Carroll tentunya) kita mampu bersaing dengan tim-tim besar di liga dan melesat di tabel dari peringkat 14 ke peringkat 6. Ini menandakan kita mampu bersaing dengan keadaan skuad sekarang dan relatif tidak terlalu ‘jauh’ dari kesuksesan.

Quote No. 3 “Who’s news now? We already have quite a bit of experience in the club.  Should be a good balance.” John W Henry

Yep, walaupun ‘pengalaman’ itu tidak selalu tergantung dari usia, tapi kutipan di atas sedikit banyak memberikan pencerahan bahwa klub ini mencari pemain-pemain muda berkualitas untuk melengkapi pemain-pemain yang sudah ada di klub dan lebih berpengalaman. Sebuah keseimbangan antara pengalaman dan semangat muda, contohnya Gerrard bisa menjadi mentor sekaligus partner untuk Jordan Henderson. Apabila keseimbangan tersebut berhasil dicapai, kesuksesan tentunya tidak akan jauh dari genggaman.

Lalu masalah yang juga menjadi subjek debat utama pantas atau tidaknya sebuah pemain di beli adalah masalah harga. £16m untuk Henderson? £13m untuk Connor Wickham? £20m untuk Downing? etc. etc. Harga untuk pemain asal Inggris khususnya memang menjadi subjek kekhawatiran para fans. Apakah pantas pemain-pemain Inggris ini berharga tinggi melihat kontribusi mereka di tim lamanya? Apakah tidak lebih baik mencari talent di luar yang lebih ‘value for money’. Saya pribadi memang tidak pernah terlalu concern masalah harga. Munculnya Klub Kaya Baru seperti Man City dan Chelsea memang membuat harga pemain jadi melambung. Sudah begitu keadaannya, mau bilang apa? Bagi saya yang terpenting adalah Klub mendapatkan pemain yang mereka butuhkan dan sesuai dengan rencana mereka membentuk tim ini dan tentunya sesuai dengan kemauan manager. Syukurlah tweet berikut dari John Henry ini menunjukkan bahwa FSG memiliki pandangan yang sama.

Quote No. 4 “Everything in sports is overpriced now – especially the cost of winning.  But you make your choices based on a plan.” John W Henry

Ini kutipan yang paling menenangkan bagi saya pribadi. “Semua hal di dunia olahraga memang kelewat tinggi harganya – terutama harga untuk menjadi juara“. Exactly, sekarang ini kalau mau sukses yah memang harus mampu bersaing secara keuangan. Namun, apabila jumlah uang yang kita miliki tidak sebanyak rival, kita tetap bisa bersaing asalkan “You make your choices based on a plan.” Yep, selama kita mempunyai visi yang jelas akan apa yang ingin kita capai dengan skuad kita. Asalkan kita tahu apa yang menjadi kelemahan kita, apa yang mesti kita perkuat, bagian mana yang butuh investasi dengan demikian kita bisa mengeluarkan uang sesuai dengan kebutuhan dan kita bisa bersaing dengan siapa pun. Oleh karena itu tidak heran FSG ini sudah menunjukkan mereka berani mengeluarkan £35m untuk Carroll dan £16m untuk Henderson apabila di rasa pemain-pemain tersebut adalah pemain yang di butuhkan oleh klub ini baik sekarang maupun beberapa tahun ke depan. Tentu saja, namanya rencana, kesuksesannya tergantung pada banyak hal termasuk implementasinya dan tentu saja memiliki resiko tidak berjalan sebagaimana yang diramalkan, sebagai fans yang hanya melihat dari luar, tanpa tahu apa yang terjadi di belakang layar memang proses ini menimbulkan berbagai pertanyaan, untuk itu, tulisan ini akan ditutup dengan satu tweet lagi dari John Henry:

Quote No. 5 “I doubt there are many haters, just some very eager to see LFC at the top.  Patience is part of a necessary discipline we need.” John W Henry

(mn)

 

Edit: Ada tambahan satu quote lagi yang tidak kalah penting yang lupa di bahas disini:

“Some things happen early and some late. The important thing is that things happen. Sometimes what you avoid is important.” John W Henry

Sekali lagi ini menunjukkan pentingnya kesabaran. Kadang transfer terjadi begitu cepat (seperti Andy Carroll dan Henderson) karena keadaan mengijinkan, kadang dibutuhkan negosiasi yang lebih alot seperti contoh transfer Suarez. Yang terpenting adalah klub sedang berusaha mendatangkan pemain yang terbaik. Beda dengan tahun-tahun lalu di mana alasan pergerakan transfer begitu lambat adalah karena memang kita tidak memiliki dana dan harus menjual pemain terlebih dahulu. Bagian akhir kalimat kutipan itu juga menarik: “Terkadang, apa yang kita hindari juga sama pentingnya.” Ini bisa merujuk kepada menghindari membeli pemain secara terburu-buru tanpa memperhatikan hal-hal lain seperti alternatif yang ada, harga pasaran, sejarah cedera pemain yang bersangkutan dll. dll. (mn)



Bookmark and Share




Previous Post
Jadwal Pertandingan Liverpool di BPL
Next Post
LFC Transfer Rumor Update: 11 Juli 2011







1 Comment

Jul 14, 2011

semoga hrapan tersebut bisa diraih
amien



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *



More Story
Jadwal Pertandingan Liverpool di BPL
Agustus 13 Sunderland H 20 Arsenal A 27 Bolton H September 10 Stoke A 17 Tottenham A 24 Wolverhampton H Oktober 1 Everton...