Artikel / Pertandingan / October 18, 2011

[Match Report] Liverpool vs MU Dalam Statistik.

Dipimpin Steven Gerrard, Liverpool menghadapi MU dalam misi menjadi tim pertama yang mengalahkan mereka sekaligus memotong selisih point menjadi 3 dengan pimpinan klasemen. MU sendiri sepertinya membawa misi pulang dengan 1 point saat Mr Ferguson mengumumkan susunan pemainnya, dan dipertegas dengan kegembiraan mereka saat peluit panjang ditiup.

Duel lini tengah kental terasa saat kedua tim menempatkan 5 gelandang nya dengan 1 striker mengawal serangan. Bahkan Phil Jones yang naturalnya Centre Back dimainkan menjadi gelandang bertahan. Liverpool nampak sedikit dominan namun terlihat buntu saat bola mencapai final-third, dan MU yang lebih mengandalkan serangan balik dengan melepas umpan jauh ke Welbeck atau akselerasi gelandangnya.

Jose Enrique dan Downing tampak dominan di kiri menghadapi Smalling yang bukan natural Full Back, namun yang cukup seru adalah duel di sisi satunya. Gerrard yang bermain lebih ke kanan, bersama Kuyt sering mengakhiri serangan dari sisi ini sekaligus meredam Evra. Sebaliknya  Evra, Giggs dan Welbeck juga di instruksikan mengeksploitasi Kelly.


LFC Crossing

Steven Gerrard menandai kembalinya ia bermain full time dengan sebuah gol dari Direct Free Kick yang mengingatkan kita pada proses gol yang sama ke gawang Van Der Sar di Old Trafford. Ini tidak lepas dari kecemerlangan De Gea dalam mementahkan setidaknya 4 peluang emas yang di dapat Suarez, Kuyt dan Henderson. Suarez sendiri seperti biasanya bermain dengan jenius, namun kali ini hanya menghasilkan kartu kuning bagi Ferdinand.

Hilangnya Big Man Andy Carroll demi memberi tempat pada SG8 untuk memperkuat lini tengah sedikit banyak melemahkan duel udara di dalam kotak penalty MU. Tercatat ada 22 kali crossing dan hanya 2 yang menemui sasaran (9%). Keduanya dari Downing ke Kuyt yang dimentahkan De Gea dan ke Henderson yang lagi lagi di mentahkan De Gea. Selain itu dari 8 corners yang dihasilkan, hanya 2 yang menemui sasaran.

Dalam hal ini, harus diakui kita perlu belajar pada rival kita tentang bola udara di kotak penalty. Kelly dan Jose Enrique cukup sukses meredam gelandang mereka untuk hanya mengirim 8 crossing, namun 3 di antaranya menemui sasaran (37,5%). Hanya 3 corner yang mereka dapatkan, semuanya menemui sasaran, dan1 di antaranya di konversi menjadi goal oleh Hernandez. Ya, Big Man bukan satu satunya faktor, namun ketepatan umpan dan kemampuan menciptakan kemelut melalui positioning dan pergerakan tanpa bola.

Hasil yang mengecewakan tentu saja, mengingat kita bermain di kandang. Tapi melihat permainan team, semakin hari semakin optimis untung mengarungi 30 laga lagi. Termasuk merengkuh 3 poin di Old Trafford!

 

 Stats LFC MU
Passes 421 341
Key 10 6
Opp Half 178 166
Succesful Crossing 2 3
Unsuccessful Cross 20 5
Lay Off 14 6
Long 27 30
Shots 11 9
Shots On Target 5 2
Shot Conceded 2 5
Duels 95 95
Won 49 46
Aerial Duels Won 6 9
Tackles/Won n/a n/a
Interception 19 18
Recovered Balls 49 53
Blocks 2 4
Clearances 20 47
Corners 8 3
Succesfull Corner 2 3


Bookmark and Share




Previous Post
Optimis !!
Next Post
Andy Carroll, Untuk Dicintai atau Dibenci?







0 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *



More Story
Optimis !!
*** Tulisan ini adalah sumbangan dari Yanuar Ryswanto ( @ryswanto), salah sat member @BIGREDS_IOLSC yang pernah berkesempatan...