Berita & Rumor / February 3, 2014

(Mencoba) Memahami Kebijakan Transfer LFC

Bukan Liverpool rasanya kalau tidak melalui transfer window dengan drama. Sejak saga Xabi Alonso, kepindahan Torres, kasus Dempsey hingga Konoplyanka kemarin, jendela transfer selalu jadi bulan yang “berkesan” bagi klub ini. Kalau di lapangan gue selalu deg-degan setiap Liverpool sedang bertahan menghadapi tendangan penjuru lawan, setiap ujung transfer window akhir-akhir ini selalu khawatir, apa lagi nih yang bakal kejadian.

Brendan Rodgers sudah membuat statement yang membela Ian Ayre dan klub masalah gagalnya merekrut Konoplyanka kemarin. Katanya masalahnya bukanlah uang dan niat dari lfc, tetapi DniPro yang mempersulit birokrasi sehingga gagal memenuhi deadline. Bagi saya ini hanya menjawab secuil dari masalah transfer window kemarin dan tidak menjawab isu yang sesungguhnya. Mengesampingkan pendapat saya bahwa skuad kita membutuhkan pelapis bek kiri dan holding midfielder, tentunya Brendan lebih tahu akan kebutuhan skuadnya, faktanya, kita memiliki 31 hari untuk memperkuat skuad, Salah, Konoplyanka atau siapapun itu, dan mengapa kita menunggu sampai hari terakhir untuk rusuh mengejar pemain yang di incar?. Ini bukan pertama kalinya hal tersebut terjadi, kita sampai hari terakhir mengejar Dempsey hingga tidak sempat mencari striker pelapis sementara Carroll sudah dipinjamkan ke Newcastle. Kita mengejar Mkitharian sampai penghujung window sebelum akhirnya gagal dan berakhir dengan meminjam Victor Moses. Tentunya ada sesuatu yang tidak berjalan semestinya dalam proses perekrutan main, apakah itu dari scouting, penentuan harga, pengambilan keputusan atau negosiasi, atau memang duitnya yang memang terbatas, yang jelas kita kembali mempertaruhkan kesempatan masuk empat besar dengan tidak menambah kedalaman skuad karena kegagalan mendapatkan incaran.

Memang, katanya jendela transfer Januari adalah saat yang sulit untuk mendapatkan pemain. Tapi kita juga melakukan kesalahan yang sama di musim panas. Dan kalau memang berniat mengaktifkan release clause Konoplyanka kenapa menunggu sampai hari terakhir? Sementara agen Salah mengatakan LFC melakukan negosiasi selama 2.5 bulan dengan kliennya. Lama memilih antara keduanya? Akhirnya malah gak ada yang dapet tuh. Bukankah proses pencarian pemain (bahkan negosiasi) bisa dan sebaiknya dilakukan sebelum window dibuka? Membandingkan dengan klub rival yang juga tidak menambah pemain juga menurut saya adalah alasan yang sampah. Justru itu harusnya dilihat sebagai kesempatan. Masalah memperkuat skuad kita sendiri tidak ada urusannya dengan apa yang dilakukan klub rival.

Sudah sewajarnya banyak pertanyaan timbul mengenai efektifitas transfer committee di klub. Ada rumor Salah adalah pemain pilihan komite sementara Brendan kurang sreg. Lalu siapa yang jadi penengah kalau betul ini yang terjadi? Siapa yang pada akhirnya bisa mengambil keputusan pemain mana yang akan dibeli, berapa harga yang pantas dan sejauh mana kita bisa nego? Seorang yang berlatar belakang pengetahuan sepakbola atau Ian Ayre the businessman? Saya rasa sekarang ini kita para supporter hanya bisa menebak-nebak akan hal ini, tapi jika saya adalah FSG dan jika benar saya sudah menyediakan budget yang dibutuhkan untuk memperkuat skuad mempertahankan posisi di empat besar namun hal ini tidak dilakukan, saya akan make sure saya mendapatkan penjelasan.

Pada akhirnya sekali lagi kita mesti bilang, “Ya sudah, berharap saja skuad yang sekarang cukup dan jauh dari cedera”. LFC sekarang memang masih di peringkat 4 dan gue masih yakin kita akan mempertahankannya sampai akhir musim, tapi gue benar benar percaya, seandainya saja kemarin berhasil menambah pemain berkualitas, kita akan lebih berkesempatan mengejar klub-klub di atas ketimbang malah menengok ke belakang mengawasi klub-klub yang mengincar posisi kita.

Good luck Brendan. God bless #lfc

(mn)

 



Bookmark and Share




Previous Post
Bayar mahal sekarang? Atau lebih mahal nanti?
Next Post
Aim For The Sky, Get Your Parachute Ready







0 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *



More Story
Bayar mahal sekarang? Atau lebih mahal nanti?
4 besar? Atau jadi juara sekalian? Juara? Sepanjang sejarah Premier League, ada sebelas kejadian di mana pemimpin liga pada...