Artikel / September 1, 2011

Musim Panas Yang Sibuk

image : soccermanager.com

 

Jadi pada sampe jam berapa tadi pagi begadangnya? Hahahaha. Saya sendiri kurang dari 1 jam transfer window tutup, menyerah. Tidur. ( 04.00 WIB)

Trus, siapa aja pemain yang diinginkan yang ga ter-realisasi? Hahahaha. Kita toh hanya bisa berharap sementara manajemen LFC yang akan menentukan, berdasarkan segala pertimbangan, strategis serta finansial klub.

Ya sudahlah, mari kita songsong musim ini dengan squad yang sudah ada, yang mana tentunya sudah sesuai dengan kondisi dan kebutuhan klub. Saya coba sajikan beberapa informasi terkait transfer pemain di musim panas ini, dari berbagai sumber dan sebagian dari pemikiran saya sendiri 🙂

Siapa Keluar, Siapa Masuk?

Silahkan lihat rekap transfer pemain Liverpool di musim panas ini lewat gambar berikut ini

Angka-angka (nilai transfer dan gaji) sifatnya masih asumsi, didapat dari berbagai sumber. Nanti akan coba kami update lagi di blog jika sekiranya sudah ada yang lebih mendeketi dan lebih komprehensif.

Ada Apa Dengan Angka-Angka Tersebut ?

Dari berbagai sumber itu pula, kita perlu cermati angka-angka dalam tabel di atas.

Total yang dikeluarkan untuk belanja pemain adalah sekitar £ 56.8M , sedangkan total yang didapat dari penjualan pemain adalah £21.3M . Artinya Net-spend kita adalah sekitar £ 35.5M

Lalu, untuk apa dipampangkan gaji dari pemain pemain tersebut ?

Mari kita lihat, total gaji pertahun,  pemain yang dilepas adalah sekitar £ 24.96M (gaji per-pekan x 52 pekan) . Sedangkan gaji pemain yang baru masuk dalam setahun adalah sekitar £ 17.42M. Artinya ada penghematan sekitar £ 7.54M per tahun.

Satu kata yang tepat mewakili angka total pembelanjaan dan total gaji pertahun tersebut, EFISIENSI.

Kenapa bisa begitu? Dan apa korelasi antara keduanya? Ada sebuah artikel menarik yang menjelaskan hal tersebut, nanti coba akan kami rangkum atau terjemahkan di posting berikutnya

sumber

Dan sekali lagi, angka-angka tersebut di atas masih bersifat asumsi.

Pro Kontra (1) : Penjualan Raul Meireles

Raul Meireles

Sepanjang pagi hingga siang ini, di time line kami berseliweran pertanyaan maupun ungkapan kekesalan kenapa Meireles harus dijual. Padahal musim lalu, pemain ini adalah salah satu, atau kalau boleh dibilang best player kita, dengan kontribusi gol, assist, maupun kreasi peluang.

Saya pernah baca suatu artikel, yang mengabarkan bahwa dalam proses perekrutannya, ada salah satu klausul kontrak yang menyatakan bahwa Meireles akan mendapatkan gaji 2x lipat jika di musim pertamanya bersama LFC sukses. Nyatanya benar, Raul berkontribusi positif dan bisa dikatakan sukses, jadi klausul tersebut harus dipenuhi.

Pada poin ini, nampaknya tidak akan sesuai dengan prinsip-prinsip yang dianut FSG (pemilik LFC) dalam kebijakan transfer / manajemen pemain. Silahkan baca terjemahan artikel kami beberapa waktu lalu  disini

Lalu, apakah dengan manajemen LFC yang tidak mau memenuhi klausul tersebut artinya manajemen kita buruk? Menurut saya, bisa ya bisa juga tidak. Dalam hal ini jelas pertimbangan kepentingan klub, khususnya jangka panjang jelas di atas segalanya. Lebih dari sekedar “bela-belain” satu pemain saja.

Meireles sendiri, saat merasa apa yang sudah dijanjikan tidak bisa dipenuhi wajar jika lalu ingin pergi. Tawaran dari Chelsea jelas menggiurkan. Menurut saya pribadi, banyak pertimbangannya menerima tawaran Chelsea selain masalah klausul tersebut.

Faktor finansial (tidak dipenuhinya klausul kontraknya), gaji yang mungkin lebih tinggi di Chelsea, bermain untuk pelatihnya saat di FC Porto dulu, serta mungkin kesempatan bermain yang lebih banyak di Chelsea. Hadirnya Charlie Adam, Henderson, makin matangnya Lucas serta akan kembalinya sang skipper Steven Gerrard, jelas akan makin mengancam kesempatan bermainnya di LFC. Sementara di Chelsea, saat ini membutuhkan pemain kreatif untuk memperkuat lini tengahnya. Serta, terbatasnya kesempatan bermainnya akan mengancam peluangnya dipanggil timnas Portugal (yang punya sederet midfielder bagus) untuk Euro 2012. Sementara usianya tak lagi muda.

Lalu kenapa harus ke Chelsea, buat saya sih karena hanya mereka yang mau membayar dengan angka tinggi. Tawaran £ 12M tentunya adalah nilai yang menguntungkan buat klub, lagi lagi silahkan lihat artikel terjemah di link di atas. Lihat poin nomor 6 🙂

Itu adalah sederet alasan Meireles pindah, jika kita jadi Raul, saya rasa juga akan berbuat hal yang sama, betul tidak ? 🙂 Jadi, tak layak rasanya jika kita lalu menghujatnya dengan alasan “money grabber” atau alasan klasik “ingin bermain untuk klub yang menunjukkan progress dan berpeluang besar meraih juara” , seperti pemain kita yang pindah di Januari lalu, ow ow siapa dia ? 😀

Bagi LFC sendiri, sebenarnya ada hikmah juga kepergian Meireles ini. Pemain seperti Jonjo, peluang bermainnya akan bertambah, juga Henderson bisa lebih sering bermain, agar makin matang.

Pro Kontra (2) : Craig Bellamy

image : www.dailymail.co.uk

Ini juga menuai banyak opini, pro maupun kontra. Kenapa harus Bellamy yang sudah tidak lagi muda, berlabel bad boy, dan bergaji tinggi.

Ini pendapat saya pribadi, Bellamy ini meskipun dilabeli bad-boy, tapi seorang team-player. Sesuatu yang disukai Kenny (juga Rafa, ketika itu). Musim 09/10, bermain 32 sebagai starter dan 6 kali sebagai pengganti untuk City, Bellamy menorehkan 10 gol dan 10 assist. Padahal saat itu dia dimainkan sebagai wide-forward.

Kenny juga mungkin merasa percaya diri bisa mengatasi masalah tempramen Bellamy, khususnya jika nanti pada kenyataannya kesempatan bermainnya akan terbatas. Tapi menurut saya sih, bersedianya Bellamy untuk bergabung ke LFC juga sudah bermodalkan kesadaran bahwa peluang bermainnya akan terbatas karena harus bersaing dengan Suarez, Carroll, Kuyt. Padahal di klub lain (QPR misalnya) bisa jadi dia akan jadi regular starter.

Masalah gaji tinggi, ini yang masih samar-samar. Karena jelas, klub juga tidak akan membeberkan detail masalah ini. Yang jelas, memang gajinya di City itu tinggi (kabarnya sekitar £ 90K/pekan), tapi bisa jadi LFC juga memberikan gaji yang cukup tinggi dibandingkan QPR atau klub lain yang berminat. Untuk LFC sendiri, mencari backup striker, berstatus berpengalaman, masih bisa bermain maksimal dan tanpa harus keluar uang transfer, jelas juga keuntungan.

Sisi positif lain dari Bellamy adalah, dia seorang boyhood LFC fans. Juga fakta non teknis lain, bahwa Bellamy ini peduli perkembangan sepakbola di negara kecil. Bellamy punya suatu yayasan sepakbola di Sierra Leone. Silahkan lihat www.craigbellamyfoundation.org Konon kabarnya sebagian gajinya saat di City, digunakan untuk mendanai yayasan ini. Bad boy, eh ? 🙂

FSG, Comolli, Kenny, LFC

Comolli – John W Henry, we salute you !

Salut, brilian, good job, well done. Apalagi ?

Itu yang layak kita ucapkan atas kinerja jajaran manajemen klub di bursa transfer musim panas ini. Khususnya Comolli, kerja keras nya jelas bisa kita terlihat dengan keberhasilannya melepas pemain-pemain yang dikategorikan “fringe player” ataupun yang dikategorikan non regular starter tapi bergaji tinggi.

Meringankan beban finansial klub dari sisi gaji, dengan melepas pemain secara permanen, loan maupun yang lebih mantap lagi, memutus kontrak secara sepihak dengan merilis gratis (free), layak mendapatkan acungan jempol (punya jempol berapa kita yang bisa acungkan? 😀 )

Saya pribadi tidak pernah terbayang ada klub yang mau, menerima Joe Cole (injury prone, gaji tinggi), Jovanovic (non regular starter, gaji tinggi). Atau tidak pernah terbayang juga keputusan memutus kontrak pemain (Phillip Degen), karena seingat saya belum pernah ada dalam sejarah LFC pemutusan kontrak ini. (CMIIW)

Dilepasnya pemain pemain itu, diimbangi dengan masuknya pemain pemain yang menambah “depth-squad” dengan kualitas menjanjikan. Serta makin terbukanya peluang pemain muda dari akademi untuk bermain di 1st team.

Setelah ini, mari kita jelang musim baru dengan harapan perkembangan positif, baik dari sisi finansial (merampingnya pengeluaran di sektor gaji), kesempatan bermain untuk pemain muda dari akademi, dan yang terpenting prestasi klub dengan squad yang makin berkualitas ini.

Anda ingin berkomentar atas artikel ini? Silahkan tuliskan di halaman ini, atau lewat twitter kami 🙂

(Siang Yang Panas di Batavia, awal Setember 2011)

 

 

 



Bookmark and Share




Previous Post
Rekapitulasi Transfer LFC Summer 2011/2012
Next Post
Kembalinya ‘Pass & Move’ ala King Kenny







9 Comments

Sep 01, 2011

Saya yakin king kenny bisa ngatasin pemain bad boy seperti bellamy


Sep 01, 2011

A well done perusal from you lads..

YNWA KOP


Sep 01, 2011

Smart…. Fakta dan opini seimbang…. YNWA


Sep 01, 2011

Don’t be so sarcastic lah min… I know, Meireles emang udah gamau lagi main di Liverpool. But still, kita harus hargain apa yang telah dia capai bareng LFC. I’m a big fan of Meireles, but I’m not sad because he’s leaving. 12jt pounds itu lumayan lho, plus gajinya yang lumayan mahal. Bukan berarti kita2 yang “menyesali” kepergian Meireles gak menghargai LFC, but he’s a good player. Kita juga harus ngehargain jasa2nya dia selama di LFC. Sekian pendapat dari ane min, peace. YNWA


    Sep 01, 2011

    Ini mengacu pada paragraf yang mana ? Atau pada twit kami beberapa menit lalu?


      Sep 02, 2011

      Sama twitnya mimin… Kalo saya comment di twitter kepanjangan 🙂


        Sep 05, 2011

        mungkin istilahnya bukan sarkastik kali yah. karena kami cukup eksplisit. kita hormati keputusan Meireles, apalagi dia akan reunian dengan mantan pelatihnya di Porto (AVB). tapi kita juga tidak perlu meratapi kepergian Meireles, karena masih banyak pemain yang lebih berkualitas di LFC.
        tidak perlu romantisme. Yang terpenting adalah badge di depan baju, bukan nama di punggung 🙂

        dan lain kali, tolong komentarnya sesuai konteks.. saya jadi bingung kalau dari twitter di bawa ke sini hehehe..


Sep 03, 2011

Satu-satunya kerugian bagi LFC dalam penjualan Meireles adalah transfer ini akan memperkuat Chelsea FC. Pada awal musim mereka bermain tanpa arah dan kreativitas, namun hal ini bisa berubah dengan masuknya Mata dan Meireles dan mempengaruhi persingan di EPL. Chelsea bertambah kuat, dan bisa mempengaruhi peluang kita untuk jadi juara. Ayo buktikan bahwa Liverpool adalah klub yang terbaik dengan mengalahkan Chelsea, dengan atau tanpa Meireles! YNWA!!!


Sep 05, 2011

awalnya waktu (yang gak boleh disebut namanya) pada januari lalu hengkang dari anfield rasanya liverpool bakal tertatih, tapi ternyata liverpool justru bisa terbang lebih tinggi 😀 dan liverpool tetep bisa ngalahin chelshit ya gak??? dengan sedikit sikutan agger buat si (yang gak boleh disebut namanya) hehehehhee….jadi tanpa meireles pun kita harus yakin liverpool pasti bisa…#YNWA



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *



More Story
Rekapitulasi Transfer LFC Summer 2011/2012
Berikut daftar transfer yang dilakukan Liverpool pada Summer Transfer Windows 2011/2012, sumber dari transfermarkt.couk Arrivals Player/Position Age Nat. from...