Artikel / August 3, 2011

Pra-musim belumlah saatnya untuk panik

Perjalanan tur pramusim LFC berakhir di Norwegia di awal minggu kontra Valerenga, di mana sekali lagi kita melihat pertahanan kita kebobolan 3 gol. Suatu kebetulan yang aneh memang di seluruh pertandingan pra musim kita ini kita kebobolan dengan jumlah yang sama (vs Guangdong 3-4, vs Malaysia 3-6, vs Hull 3-0, vs Valerenga 3-3) dan banyak yang mulai khawatir dengan pertahanan LFC menyambut datangnya musim 2011-2012 yang semakin dekat. Memang, dalam berbagai hal, kesiapan sebuah tim dapat terlihat dari penampilannya di pramusim, tapi inti dari pramusim itu sendiri adalah meningkatkan kebugaran, membentuk pemahaman antara pemain lama dan baru, mencoba berbagai taktik dan formasi dan juga yang paling penting adalah melihat area-area mana yang masih kurang agar bisa di segera diperbaiki.

Patut di ketahui juga, sebelum kita menjatuhkan vonis kepada penampilan seorang pemain di pramusim adalah kondisi kebugaran pemain berbeda-beda di tahap ini. Ada yang baru kembali dari cedera dan ada yang baru bergabung setelah bertugas di timnas. Glen Johnson dan Pepe Reina adalah contoh kelompok yang pertama. Banyak kritikan atas penampilan Glen Johnson di pertandingan terakhir, memang penampilannya masih jauh dari seorang yang memenangkan right back of the year EPL beberapa musim lalu, tapi masih wajar untuk seorang pemain yang baru kembali dari cedera dan baru pertama kali tampil di pramusim dalam skuad yang relatif baru. Sementara Pepe Reina baru saja menjalani operasi dan tentunya masih dalam proses untuk kembali ke kondisi 100 persen. Di samping itu, pemain yang bersinar di pramusim belum tentu akan melanjutkan form terbaiknya saat musim berlangsung. Mark Gonzales dan Voronin adalah contoh yang cukup menjanjikan di pertandingan pramusim dan kualifikasi eropa namun kemudian melempem seiring berjalannya liga.

Patut di ingat juga bahwa sampai menjelang pertandingan pramusim terakhir melawan Valencia akhir minggu ini, ada beberapa pemain vital di tim yang belum bergabung, Martin Skrtel, Lucas Leiva dan Luis Suarez. Kelihatan sekali kita kehilangan sosok dengan pergerakan yang tidak dapat ditebak dalam diri Suarez dan juga sosok destroyer yang mampu melindungi back-four dan meredam serangan sefasih Lucas serta Skrtel yang tidak pernah absen sekalipun di pertandingan liga musim lalu. Apa yang patut dijadikan pelajaran adalah bagaimana nantinya LFC akan menghadapi pertandingan tanpa pemain-pemain tersebut dan siapa yang akan mengisi posisi terkait sehingga kita tidak menjadi terlalu bergantung kepada mereka.

Hal positif yang bisa di ambil dari pertandingan pra musim adalah tampaknya serangan kita akan lebih variatif dengan suntikan pemain-pemain baru (terlepas dari pemain-pemain yang mungkin akan pindah). Passing Charlie Adam, crossing Downing, terobosan Henderson dan Kuyt, kecerdikan Aquilani di tambah dengan mobilitas Meireles dan pergerakan Suarez tampaknya menjanjikan pilihan yang beragam dalam menyerang. Sedangkan dalam bertahan, pertandingan pramusim memang menunjukkan perlunya pembenahan. Hal ini tentunya sekali lagi berhubungan dengan kondisi pemain dan juga pemain-pemain baru yang masih menyesuaikan diri. Pertahanan yang baik membutuhkan komunikasi dan saling percaya antar satu sama lain. Saling percaya tersebut timbul dari kebiasaan bermain bersama. Sebelum game versus Valerenga, Liverpool mencoba gonta-ganti penjaga gawang yang ada. Brad Jones, Gulacsi, Hansen dan kiper kedua yang baru didatangkan dari Roma, Doni. Mereka tentunya belum selevel dengan Pepe dalam hal penguasaan daerah dan mengatur pertahanan. Hal-hal tersebut tentunya bisa ditingkatkan dan pertandingan pramusim adalah saat yang tepat untuk melatih hal ini tanpa beban yang sesungguhnya dari pertandingan kompetitif.

Intinya, banyak hal yang bisa didapatkan dari pramusim ini dan terlalu dini untuk cemas dengan permainan tim. Sunderland memang menanti tidak lama lagi untuk memberikan test yang sesungguhnya bagi LFC, namun saya percaya, saat hari itu datang, sudah banyak sekali yang bisa kita pelajari dan banyak hal yang kita benahi dan walaupun beberapa pemain mungkin masih dalam proses adaptasi, permainan kita sebagai tim sudah akan terbentuk dan akan segera menunjukkan kualitasnya. Kenapa? karena saya percaya sepenuhnya pada King Kenny, do you?



Bookmark and Share




Previous Post
[VIDEO] Alberto Aquilani vs Valerenga
Next Post
Mengapa Jose Enrique Dapat Diandalkan?







2 Comments

Aug 09, 2011

Yup benar sekali, tapi tentunya apa yg ditampilkan kemarin adalah secuil performa lapis kedua Liverpool yg harus tetap mendapatkan evaluiasi. Artinya, ketika tim inti mengalami dead lock, harus ada strategi cadangan yg ampuh. Salah satunya ya memanfaatkan pemain-pemain yg ada di bench. Bila mereka masih kerap melakukan unforced error, maka hal tersebut bisa menjadi kritis.


Aug 09, 2011

apik artikelnya mas 😀

koneksi internet sudah bukan barang mahal, pertandingan pra musim pun dapat ditonton dengan mudah,ya minimal nonton cuplikannnya.
efek buruknya terkadang pertandingan itu sendiri di analisa berlebihan oleh sebagian besar orang (bukan hanya fans tapi Media.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *



More Story
[VIDEO] Alberto Aquilani vs Valerenga
2 tendangan dari luar kotak penalty, 2 corners dan 2 assists untuk Daniel Agger mencetak gol.