Pertandingan / April 7, 2012

[PREMATCH] Liverpool vs Aston Villa

Liverpool memasuki Gameweek ke 32 dengan bekal hasil pertandingan yang kurang menggembirakan dengan hanya memenangkan 1 dari 7 laga terakhirnya, dan hanya mendulang 8 pts (2W 2D 8L) selama tahun 2012. Belum lagi jika kita melihat lebih jauh ke belakang, Liverpool hanya mendapatkan 21 poin dari 24 laga terakir di BPL. Dengan titel juara Carling Cup sudah memastikan 1 spot di Europa League dan mengejar peringkat 4 terlalu menggantungkan nasib pada tim lain, nampak obyektif utama kita adalah membuat season double dengan merebut FA Cup. Dan game melawan Aston Villa sangat tepat untuk menaikan moral jelang laga semifinal FA Cup.

Aston Villa pun tak jauh berbeda catatan buruk penampilannya. Di tahun 2012 hanya mendulang 10 pts (2W 4D 5L), sedikit lebih baik dari Liverpool. Juga sama sama hanya berhasil sekali menang dalam 7 laga terakhir, walaupun mereka juga mencatat 2 draws dalam 7 laga tersebut. Bedanya adalah, Aston Villa banyak kehilangan pemain pemain utamanya (D.Bent, S.Petrov, R.Dunne, C.Cuellar, Nzogbia) yang memaksa mereka memainkan pemain2 muda dan debutan musim ini seperti Herd, Bannan, Gardner, Lichaj, Baker dan Weimann. Namun penampilan mereka tak dapat diremehkan jika melihat saat mereka menyamakan kedudukan setelah ketinggalan 2 gol dari Chelsea, walau berakhir kekalahan 2-4.

ANALISA TAKTIK

Di bawah King Kenny, kita jarang melihat perubahan drastis pada gaya permainan serta taktik pertandingan. Dengan umpan pendek, Liverpool akan tetap berusaha melakukan possession football untuk mengontrol pertandingan dari opposition half. Di tengah, Steven Gerrard yang akan memimpin Jay Spearing, Henderson dan Downing seharusnya dapat memenangkan duel dengan Ireland serta para youngsters Villa yang minim pengalaman namun tinggi determinasi. Berhasil mengontrol pertandingan dari Opp. Half akan memberi scoring chance yang besar, baik dari open play, maupun set pieces.

Aston Villa jelas akan bermain lebih bertahan saat main tandang. Paling tidak itulah yang terlihat dari stats, dimana jumlah tackle/game Aston Villa jumlahnya dua kali lipat saat tandang, dan rataan jumlah clearance pun bertambah.

Sebenarnya saya mengharapkan King Kenny punya strategy lain untuk membongkar defense lawan, namun nampaknya seperti biasa, King Kenny akan tetap menginstruksikan untuk bermain lebar dan mengirim umpan silang lambung untuk memanfaatkan keunggulan aerial duels Liverpool (58%/game). Intensitas crossing Liverpool meningkat saat bermain di Anfield, dari 29 cross/match menjadi 33 cross/match. Sayangnya akurasi crossing sangatlah minim. Di 5 laga terakhir BPL, Liverpool mengirimkan 139 crossing dan hanya 19 yang menemui sasaran (13.7%).

Suarez dan Bellamy sangat berpotensi menciptakan peluang dari individual skill, namun (terutama) Suarez harus lebih cerdik untuk meloloskan diri dari jebakan offside. Saat ini Suarez mempunyai termasuk pemain yang paling sering offside si BPL, dengan rataan 1.6 offside/match (total 41).

Sementara Aston Villa malah berkurang crossingnya (23 crs/match menjadi 18 cross/match) dan percobaan tembakan ke gawang namun mengalami peningkatan untuk through ball. Namun yang perlu dicermati adalah, saat tandang Aston Villa memulai 40% serangannya dari sebelah kiri, dimana Albrighton dan Warnock mungkin akan mengeksplitasi sektor kanan yang mungkin malam ini lagi lagi dikawal Flanagan. Untuk meredam kecepatan pemain muda Aston Villa, filter serangan dari lini tengah patut diberikan pada Flanagan, dan saya rasa Kuyt atau Downing lebih baik berada di kanan daripara Henderson.

Finishing sudah jadi barang mahal musim ini. Di Kandang, dengan rataan 19.1 shots/match dan hanya memasukan 1.3 goal/match (6%), tak ada salahnya kita berharap malam ini kita sukses berkencan dengan Dewi Fortuna. Sudah saatnya mengkonversi keunggulan ball possesion, crossing, shots (on target), menjadi keunggulan di papan skor. Dan itu bisa dimulai malam ini sebagai moral boost menghadapi duel merseyside derby di semifinal FA Cup.

 

Prediksi: Liverpool akan memenangkan pertandingan 3-1. Dua gol kemungkinan datang dari crossing/corners serta satu gol dari individual skill Suarez atau Bellers. Semoga saya salah, tapi nampaknya Villa layak mencetak 1 gol di Anfield.

Prakiraan Formasi: Doni | Flanagan Carra Skrtel Enrique | Spearing Gerrard Downing Bellamy | Suarez Kuyt


Tags:  LFC

Bookmark and Share




Previous Post
[Match Stats] FA CUP: LFC vs Stoke City
Next Post
LIVERPUDLIAN MUDA BELIA







0 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *



More Story
[Match Stats] FA CUP: LFC vs Stoke City
Dari 24 kali berlaga di babak ke 6 #FAcup, Liverpool 19 kali lolos (79,2) ke babak berikutnya. Semifinal. Liverpool 7x cleansheets...