Berita & Rumor / Pertandingan / August 17, 2011

Gameweek 1: The New Kids On The Kop

GW1 stats

Mengecewakan sekaligus menjanjikan. Hasil yang mengecewakan tapi penampilan menyerang yang cukup menjanjikan untuk mengarungi season 2011/2012. Kehadiran Charlie Adam dapat memberi keseimbangan saat menyerang dan bertahan. Ia sukses menandai debutnya dengan 1 assist. Downing dan Enrique menambah intensitas penyerangan dari sektor kiri yang biasa dibangun Suarez. Sebaliknya kehilangan Kuyt di awal laga malah mengurangi daya gedor di sebelah kanan dan menciptakan lubang bagi di sektor kanan. Mari kita sedikit melihat penampilan dan statistik penampilan rekrutan baru dan youngsters kita (Opta Stats).

 

 

 

Adam Downing passes map

Charlie Adam –  Sukses menandai debutnya dengan 1 assist melalui tendangan bebas yang diandalkannya, serta penampilan menjanjikan sebagai gelandang, setidaknya terlihat melalui statistik. Dapat berlaku sebagai deputy Gerrard/Suarez dalam bola mati, melakukan banyak passing, baik di daerah sendiri maupun di daerah lawan. Berimbang dalam bertahan, setidaknya ditunjukan dalam 17 kali duel, 4 kali duel udara, dan 100% keberhasilan tackle.

Steward Downing – Sayap yang kita butuhkan di sisi kiri penyerangan. 1 kali dribbling yang diakhiri dengan tendangan keras sayangnya hanya berakhir dengan menghantam mistar gawang. Dapat bermain di kiri dan di kanan – seperti di Aston Villa- walau pertukaran sisi dengan Kuyt belum terlihat sebagai sesuatu yang efektif. Seperti yang dikatakan ayahnya (pernah kami tweet), Downing juga tipikal pemain sayap yang mau membantu pertahanan. Tinggal menunggu crossing akuratnya ke kepala Carroll. Bersama dengan Adam, Downing mempelihatkan daya jelajah yang tinggi di lini tengah dengan area covering yang cukup luas.

 

Enrique - Hendo Passing Map

Jose Enrique – baru tiga hari bergabung dan langsung diturunkan sebagai starter karena Aurelio cedera lagi, ternyata cukup menjanjikan mengawal sisi kiri pertahanan. Duel udara, ground duel, tackles, semua di lakukan dengan keberhasilan 100%. Ini belum termasuk dengan passing rate yang cukup bagus (41/57), setengahnya di lakukan di daerah lawan. Sayangnya, justru gol berawal dari daerahnya saat crossing di kirim dan di sambut oleh Larrson.

Jordan Henderson – Mungkin butuh lebih dari 1 pertandingan bagi Henderson untuk menyatu dengan team. dalam 61 menit bermain, Henderson hanya melakukan 13 normal passing di daerah lawan, tanpa key passes atau thru balls. Tanpa tembakan ke gawang. dalam bertahan juga Hendo tanpa duel udara, tanpa tackles, dan hanya 4 kali ground duels, semuanya kalah. Hal ini juga yang mungkin mengakibatkan sisi kanan Liverpool cukup di eksploitasi dengan Flanagan tanpa back up yang sama yang ia dapatkan dari Kuyt akhir musim lalu. Flano lebih banyak mendapat back up dari Lucas yang lebih banyak beroperasi menjadi filter Flano.

 

Flanagan – 8 kali ground duels, Flano hanya memenangkan 1 kali.  Tampil tanpa back up dari Henderson, sepertinya membuat Flano berkurang fokusnya. Sampai akhirnya gol dari Sebastian Larrson membuat Flano jadi kambing hitam lantaran membiarkan Larrsson tanpa kawalan.

Kita juga ternyata harus lebih sabar menunggu Carroll yang kemarin sebenarnya lebih mengancam daripada Suarez dengan menciptakan 8 shots, walau hanya 1 yang terarah. Well, 1 gol dari Carroll sebenarnya bisa di sahkan jika melihat bahwa dorongannya hanya berupa sentuhan.Suarez mencetak 1 gol, gagal di 1 penalty, dan hanya menembak 1 kali yang off target.


Tags:  adam henderson liverpool

Bookmark and Share




Previous Post
PREVIEW: vs Sunderland
Next Post
Away Day Pertama: Emirates







0 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *



More Story
PREVIEW: vs Sunderland
Liverpool akan menjamu The Black Cats nanti malam di Anfield tanpa kehadiran Skipper Steven Gerrard, Martin Skrtel yang musim...