Berita & Rumor / March 16, 2012

[Terjemahan] Surat balasan dari FSG untuk Spirit Of Shankly

27 Januari 2011

Gentlemen,

Kita menghargai waktu yang telah kalian luangkan untuk menuliskan surat kepada kami pada  20 Desember 2011 yang lalu. Walaupun menerima surat dari seorang pengacara menjelang natal yang sekilas seperti sebuah deposisi tidak bisa dianggap sebuah ‘hadiah’, tetapi kita menerimanya dengan semangat hari raya – dan terutama setelah menyaksikan betapa besarnya kemurahan hati dari semua orang yang mencintai Liverpool Football Club.

Kebanyakan pertanyaan-pertanyaan mendasar yang anda tanyakan menyerupai pertanyaan-pertanyaan yang kami terima dari begitu banyak fans klub ini secara rutin. Dan kita telah memutuskan untuk membagi pemikiran dan respon kita seluas mungkin sejak kita mulai terlibat dengan LFC. Pandangan kita adalah bahwa klub ini adalah milik semua pendukungnya dan kita ingin pandangan-pandangan kita tersebar luas ke publik yang sama.

Serupa dengan pertanyaan yang sering muncul, pertanyaan pertama dari anda adalah: “Berapa jumlah yang dibayarkan NESV untuk membeli modal saham dari pemilik sebelumnya?”

Walaupun jumlah ini telah banyak diberitakan, kita percaya bahwa hal ini tidak lagi penting bagi pendukung LFC. Pertanyaannya bukan lagi berapa yang kita bayarkan untuk membeli LFC, tapi apa yang akan dihasilkan dari pembelian itu. Dan, selama klub ini tetap dalam kondisi keuangan yang baik – dan kita membayar cukup besar untuk memastikan hal itu terus menjadi perhatian kita – pertanyaan-pertanyaan soal finansial seharusnya hanya menjadi hal tahunan saat laporan keuangan di umumkan ke publik – dibanding secara terus menerus, setiap hari.

Daripada hidup di masa lalu seperti alat hitung seorang akuntan, kita telah menunjukkan sejak dimulainya kepemilikan kita pemahaman akan hal inti – etos – yang membuat LFC menjadi besar. Jelas, semangat satu orang, Bill Shankly, membawa klub ini di pundaknya ke divisi utama dan memenangkan piala dipacu oleh hasrat besar akan kemenangan – untuk melakukan apa saja yang dibutuhkan untuk menang, dan dalam kemenangan, memiliki determinasi untuk melakukannya dengan cara yang benar – The Liverpool way.

Dengan semangat Mr. Shankly, pertanyaan yang harusnya ditanyakan para pendukung saat ini mencakup: Kemana arah kita menuju sebagai klub, sebagai pemilik dan sebagai pendukung? Apa yang dilakukan pemilik setelah mengambil tanggung jawab yang sedemikian besar? Apa yang akan dilakukan para pendukung? Apa yang harus di lakukan klub? Ini adalah pertanyaan-pertanyaan penting dan dalam hal inilah kita butuh keterbukaan. Apakah tugas kita, tanggung jawab kita dan tindakan yang harus kita lakukan dalam perjalanan kita mengembalikan klub ini LFC ke semangat seorang Bill Shankly.

Memang, Bill Shankly mewarisi klub yang, paling tidak dalam beberapa hal, serupa dengan klub yang kita warisi. Di satu sisi, kita memiliki keuntungan-keuntungan besar yang tidak dia miliki. Kita berada di Premier League. Kita memiliki pemasukan yang substansial. Dan kita memiliki basis pendukung di seluruh dunia. Tapi di sisi lain, kita bersaing di dunia yang sangat berbeda dari dunia beliau dulu dan menghadapai beragam tantangan  untuk tidak tertinggal di dunia yang penuh persaingan ini. Pada saat itu dunia belum terhubung seperti sekarang. Sedikit sekali hal yang terjadi dengan instant. Dan pemasukan didapatkan dari penjualan tiket dan tidak banyak hal lain.

Bagaimana 4 tim premier league di Liverpool dan Manchester akan bisa bersaing secara jangka panjang dengan 4 tim di London? (Merseyside memiliki populasi sekitar 1.35 juta orang; Manchester 2.55 juta. Arsenal dan Chelsea memiliki 14 juta orang yang tersebar di area yang lebih kecil – daerah metropolitan kota London. Dan mereka mungkin memiliki para pendukung yang paling kaya di dunia.

Manchester United tahu bagaimana caranya. Bagaimanapun perasaan kita terhadap mereka di lapangan, klub itu telah menunjukkan apa yang di butuhkan untuk menjadi kompetitif di era persaingan modern. Walaupun LFC dan MU sama sama klub dengan basis fans global, selama 20 tahun terakhir Manchester United telah meninggalkan LFC dalam hal meningkatkan pemasukan dan stabilitas. Mereka adalah klub yang paling agresif  dalam hal komersil. Mereka sadar mereka tidak mampu bersaing dengan Arsenal dan Chelsea dalam hal pemasukan lokal secara jangka panjang. Kita sudah mulai menyusul mereka, tapi saat ini mereka masih unggul dalam hal tersebut.

Sebuah organisasi yang bersaing di level tertinggi di Premier League harus menghasilkan pemasukan yang cukup untuk menjadi Klub 4 Besar. Karena, tahun demi tahun, Klub 4 Besar (Dalam hal pendapatan revenue) selalu menjadi tim 4 besar (kecuali engkau memiliki orang yang salah  menangani hal-hal di lapangan dan kita telah mengambil langkah untuk mengatasi masalah tersebut dan terus melakukan evaluasi). Ini berarti kita harus terus mengembangkan “Brand” klub ini. “Brand” (Merek) kerap dianggap sebagai suatu kata yang buruk tapi kenapa harus demikian? “Merek” ini timbul dari pendukung-pendukung klub ini-mereka yang ada di The Kop dan Bill Shankly sendiri- bersatu untuk tujuan yang sama: membuat Liverpool Football Club menjadi klub terbesar di dunia. Klub lain mana yang bisa memiliki pendahulu yang lebih mulia dan “brand” mana lagi yang mampu membangkitkan semangat dan determinasi – semangat dan determinasi yang di butuhkan untuk memenangkan liga terberat di dunia? Meningkatkan pendapatan di seluruh dunia bagi klub ini adalah fokus utama dari kepemilikan kita dan ini akan memacu kesuksesan di lapangan.

Anda pasti tahu lebih baik dari kami bahwa Mr. Shankly memiliki pandangan: “Dalam sebuah klub sepakbola, ada trinitas suci, – pemain, manager dan supporter. Para direktur tidak termasuk. Tugas mereka hanya menandatangani cek.”

Tapi dunia kini telah berubah dan seorang direktur bisa membawa klub ke dalam kebangkrutan atau menyediakan dukungan untuk sukses.  Dan memang dibutuhkan organisasi yang substansial untuk menghasilkan pemain-pemain yang di butuhkan untuk menang secara konsisten di level tertinggi di dunia. Jadi di abad ke 21 ini kita harus bergerak dari trinitas ke sebuah segi empat – empat sisi yang sama pentingnya untuk sukses jangka panjang.

1. Kita harus memiliki lebih dari sekedar manager yang tepat untuk jangka panjang –  kita harus memiliki sistem operasional sepakbola terbaik di dunia. Ini tidak bisa hanya bergantung pada satu orang saja karena jika seseorang itu suatu saat pergi, maka kita harus membangun kembali. LFC butuh stabilitas. LFC harus memiliki filosofi yang tahan lama dan ada di tangan kumpulan orang yang berbakti kepada klub yang bekerja bersama-sama untuk sesuatu yang jauh lebih besar dari diri mereka. Kita akan mencari para profesional yang merasakan apa yang di rasakan Shankly saat itu – yakni mereka mendapatkan kehormatan dapat bekerja bagi klub sepakbola terbesar di dunia dan untuk para pendukung yang perduli akan klub ini melebihi siapapun. Mereka harus menempatkan kepentingan LFC di atas kepentingan mereka sendiri.

2. Kita harus memiliki pemain yang memiliki rasa tanggung jawab bagi klub dan para supporter. Kita harus berkata kepada mereka, “Tuan-tuan, kalian bermain bagi klub dengan sejarah luar biasa – dimana kejadian-kejadian luar biasa telah terjadi dan menyentuh hati orang-orang di seluruh dunia. Bukanlah kebetulan semata yang membangun basis supporter yang besar sampai ke Asia dimana jutaan orang mendukungmu di setiap pertandingan. Mereka mendukung anda karena selama bertahun-tahun, Liverpool memiliki pemain-pemain seperti anda memakai jersey merah dan melakukan hal-hal memukau-hal-hal mengejutkan-hal-hal yang menarik. Karir anda telah membawa anda ke sini-sekarang-bermain untuk salah satu klub terbesar sepanjang sejarah-mungkin tim paling di cintai sepanjang sejarah. Engkau mungkin tidak akan mendapatkan kesempatan seperti ini lagi.” Kita harus tahu pasti bahwa setiap pemain yang memakai jersey LFC memiliki komitmen terhadap apa yang ingin diraih klub ini.

3. Kita harus memiliki pemilik yang berkomitmen terhadap prinsip-prinsip yang telah dijalankan setengah abad yang lalu oleh Bill Shankly dan Bob Paisley. Mereka tidak pernah puas dengan hasil seri. Mereka tidak pernah puas dengan peringkat kedua. Kita harus memastikan bidang sepakbola kita memiliki sumber daya yang di perlukan untuk menarik pemain-pemain terbaik di dunia untuk bergabung ke Anfield. Ini bukanlah tugas yang mudah. Yang terakhir, adalah tugas kita sebagai pemilik untuk memastikan atmosfir di klub ini tersebar dengan hasrat semua orang untuk memiliki pemahaman yang sama. Semua orang.

4. Kita harus memiliki supporter yang mendukung klub ini. Kita butuh semua supporter yang bisa kita tarik ke klub ini. 100% dari pendapatan klub ini berasal secara langsung maupun tidak langsung dari supporter. Semakin banyak pendukung yang bisa kita tarik ke Anfield, bisa kita tarik menonton kita di televisi, bisa kita tarik ke sponsor, bisa kita tarik membeli dan memakai jersey dan merchandise lain dengan bangga-yang paham bahwa dengan melakukan hal itu mereka secara langsung mendukung kemampuan kita untuk menang, maka kita aka semakin sukses di lapangan. Pemilik memberikan komitmen menggunakan pemasukan untuk membangun klub – bukan untuk pembagian saham atau untuk untung. Jika suatu saat nanti akan menerima untung – ya sudah.  Tapi keuntungan tersebut haruslah merupakan hasil dari membangun klub terkuat di Premier League dan bukan alasan lain. Niat kita haruslah sejalan dengan para supporter. Kita memiliki tujuan yang sama. Kita menginginkan klub terbesar dalam sejarah – tidak kurang. Dan kita akan melakukan hal tersebut. Tetapi kita tidak akan sukses – sebagai supporter, pemilik, pemain maupun organisasi – jika kita tidak berada dalam satu pemahaman. Kita semua.

Pertanyaan kedua anda adalah “Apakah ada jumlah tambahan yang dikeluarkan untuk klub atau salah satu assetnya?” Tidaklah jelas apa yang hendak anda tanyakan di sini tetapi, yang lebih penting, kita tidak perlu membicarakan hal ini. Ini, juga, adalah masa lalu dan kita seharusnya berkonsentrasi untuk maju ke depan.

Dengan hormat, kebanyakan pertanyaan anda yang lain berhubungan langsung dengan periode pemilik yang sebelumnya dan konflik yang terjadi saat itu. Kita menghargai apa yang telah di lakukan para supporter dalam meminta perubahan. Kita paham benar apa yang telah anda lalui dalam periode pemilik yang sebelumnya. Kita sempat mengalami hal itu juga dan itu tidaklah menyenangkan. Tapi hari-hari itu telah berakhir. Kita memiliki agenda yang berbeda. Kita telah memenangkan kejuaraan di Major League Baseball dan kita akan memenangkan lebih banyak lagi. Dan kita akan menang bersama Liverpool juga.

Anda tentu tahu kita baru di sini dan sedang mencoba memulai awal yang baru. Anda dapat membantu kita maju dengan agenda tersebut – tapi menyambut kita dengan rangkaian pertanyaan interogasi panjang dari seorang pengacara bertentangan dengan hal tersebut.

Anda memang juga mengungkit isu ketersediaan season ticket dan isu stadium. Ini adalah isu penting dan kita ingin mengadakan dialog yang lebih besar dan panjang akan isu-isu tersebut. Tetapi kita tidak ingin berdialog dengan satu grup supporter saja. Kita mengharapkan anda bisa mengerti.

Kita percaya bahwa dialog yang baik dan produktif dengan para fans adalah penting, tetapi dengan semua kelompok fans dan pemegang saham – bukan dengan kelompok-kelompok terpisah. Pemecahan masalah dan kemajuan di semua pihak akan datang dari dialog dengan kelompok yang luas dan penghargaan akan kemajuan tersebut adalah hasil dari usaha kita untuk bekerja bersama untuk kepentingan Liverpool Football Club. Semua fans menginginkan hasil yang sama dan semua fans harus memiliki suara. Untuk itu kita telah mengajukan solusi yang bisa dilakukan untuk membuat dialog rutin antara kita dengan supporter secara luas.

Harapan kita adalah anda akan tetap mendukung usaha-usaha kami untuk membangun klub ini dengan cara yang bertanggung jawab untuk jangka panjang dan mendukung cara kami berinteraksi dengan seluruh supporter Liverpool dalam keinginan kita untuk mungkin menciptakan standard emas komunikas antara klub besar ini dengan para supporternya.

Klub ini telah berjalan dengan lingkaran kemunduran sedemikian lama. Kerusakan telah dibuat. Mari kita ubah lingkaran tersebut, 4 sisi yang setara seperti 4 dayung di air yang mendayung bersama, sejalan kita menghadapi usaha berat ini untuk membangun klub sepakbola terbesar di abad ke 21.

John Henry, Principal Owner

Tom Werner, Chairman

 

(Disclaimer: Walaupun penulis telah berusaha semaksimal mungkin dalam menerjemahkan surat ini, mohon di maafkan apabila ada kesalahan maksud atau kesalahan pemahaman dari penulis atau kekurangan-kekurangan lain yang terdapat di dalamnya)

Translated by: Mickey Nayoan for LFCID

 

 



Bookmark and Share




Previous Post
The Goal Poacher
Next Post
[Match Stats] FA CUP: LFC vs Stoke City







0 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *



More Story
The Goal Poacher
Tulisan ini disumbang oleh @m_bagir untuk diikutsertakan kuis menulis yang diselenggarakan @LFC_ID dan @Hooligans12th Seminggu...